Gedung Kejaksaan Agung RI Terbakar




Gedung Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) yang terletak di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terbakar pada Sabtu (22/8) malam. Meski demikian, pihak Kejaksaan Agung memastikan dokumen-dokumen kasus aman dari peristiwa tersebut. Situasi dan kondisi di Rumah Tahanan (Rutan) Kejagung juga dipastikan aman.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengatakan setidaknya sebanyak tujuh lantai Gedung Kejaksaan Agung di Jalan Sultan Hasanudin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan jadi sasaran api dan terbakar. Menurutnya, lantai yang terbakar berada di sisi selatan gedung. Sedikitnya, ada 40 unit pemadam kebakaran yang diturunkan guna memadamkan api

"Informasi awal kebakaran bermula dari lantai enam,” kata Satriadi seperti dilansir Antara.

Pihak Kejaksaan Agung memastikan bahwa kebakaran yang terjadi tidak sampai ke tempat penyimpanan dokumen perkara. “Jika ada berkas yang terbakar (dalam kebakaran di Kejagung), ada sistem pengamanan database. Jadi, kalau ada data fisik yang terbakar masih ada data yang disimpan di database,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono, dalam keterangannya.

Menurutnya, dokumen-dokumen kasus, baik pidana khusus maupun pidana umum serta tahanan Kejagung, berbeda lokasi dengan lokasi kebakaran yang terjadi. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sumber api berasal dari lantai 6 gedung utama Kejaksaan Agung tersebut

"Sumber api lantai 6, korban jiwa tidak ada. Sejak hari Kamis (20/8) cuti bersama Tahun Baru Islam, tidak ada kegiatan," ucap Hari.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana memastikan situasi dan kondisi di Rumah Tahanan (Rutan) Kejaksaan Agung juga tetap aman meski berada dalam satu komplek dengan Gedung Perencanaan Kejagung yang dilalap api. Nana juga mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan sebab terjadinya kebakaran setelah api berhasil dipadamkan.

"(Rumah) tahanan masih aman. Tahanannya ada di belakang. Kami persiapkan untuk evakuasi," kata Nana.

Dalam peristiwa tersebut, Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanudin juga mengaku bahwa ruang kerjanya ikut terbakar akibat kebakaran hebat tersebut. "Iya. Terbakar, yang terbakar ini adalah Gedung Pembinaan. Di situ ada Biro Kepegawaian, Biro Keuangan dan Perencanaan, dan Biro Umum," kata Burhanudin.

Namun demikian, Sanitiar mengatakan tidak ada jatuh korban jiwa dari pihak tahanan yang ditahan di Gedung Kejaksaan Agung, serta berkas-berkas perkara tahanan dan alat bukti juga aman dari jilatan api. Ia juga belum mau berasumsi perihal penyebab kebakaran dan mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Sedangkan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD yang telah berkomunikasi langsung dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Fadhil Zumhana mengenai kejadian kebakaran, itu meminta semua pihak tidak perlu mengembangkan spekulasi terlalu jauh mengenai peristiwa tersebut, termasuk mengenai kondisi tahanan Kejagung.

"Dapat diinfokan bahwa dokumen perkara aman sehingga kelanjutan penanganan perkara takkan terlalu terganggu. Yang terbakar adalah ruang intelijen dan ruang SDM,” kata Mahfud melalui akun Twitternya, @mohmahfudmd.

Dia juga menjelaskan bahwa Gedung tahanan untuk para tersangka yang ditahan di Kejaksaan Agung juga ada di bagian lain yang tidak terjangkau oleh api. Gedung tahanan ada di belakang gedung yang agak jauh dari kobaran api. Menurutnya, pengamanan sudah diperketat.

Sementara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan penyelidikan kebakaran Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) kepada aparat kepolisian. "Biar kepolisian yang menyelidiki dan memastikan," kata Anies di lokasi kebakaran, Sabtu malam.Anies bersyukur dalam kebakaran itu tidak ada korban jiwa usai petugas Dinas pemadam kebakaran mendapatkan laporan pada pukul 19.10 WIB.



Sumber artikel 

0 Response to "Gedung Kejaksaan Agung RI Terbakar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel