Meraba-raba Tembok, Perjuangan Kakek Tunanetra untuk Menunaikan Salat

Seorang kakek buta baru-baru ini menjadi sorotan publik lantaran aksinya yang menyentuh hati. Meski harus meraba-raba tembok lantaran tak memiliki indra penglihatan, ia tetap rajin menjalankan ibadah salat.


Sebelumnya diketahui, bagi umat Muslim, salat merupakan tiang agama. Bahkan, salat juga merupakan salah satu dari lima Rukun Islam. Karena itu, ibadah lima waktu tersebut wajib dilakukan setiap hari. Sayang, beberapa orang masih kerap meninggalkannya.  

Kakek satu ini kemudian jadi pukulan buat sebagian orang lalai yang menyaksikannya. Pasalnya, meski memiliki keterbatasan sebagai orang buta, kakek ini tetap rutin menjalankan ibadah salat. 

Rekaman kakek yang tak diketahui identitasnya tersebut dibagikan akun @sahabatreligitv di Instagram. Dalam video berdurasi kurang dari semenit tersebut, tampak seorang kakek mengenakan baju muslim lengkap, tengah berjalan di masjid.


Perlahan sambil meraba-raba tembok, kakek tersebut mengambil sajadah terlipat yang tak sengaja diinjaknya. Kakek tersebut lanjut berjalan, menuju arah depan untuk melaksanakan ibadah salat.


"Buta di dunia terang di akhirat," tulis keterangan video tersebut. 

Berhenti di saf yang sudah ditandai dengan lakban hitam, kakek tersebut pun menggelar sajadahnya. Berhati-hari, ia memeriksa kembali sajadahnya sudah berada di posisi yang benar, kemudian melaksanakan salat. 

Kini unggahan tersebut pun viral, ditonton hingga lebih dari 150 ribu kali dan disukai oleh lebih dari 15 ribu orang. Beragam komentar diberikan warganet, kebanyakan yang merasa terharu dan salut dengan aksi kakek tersebut.


“Mantap kek, mudah-mudahan sehat selalu dan dalam lindungan Allah SWT,” ungkap akun @muhamadramas. 

Selain itu, ada juga warganet yang jadi teringat dengan kakeknya. Beberapa mengaku sempat pula menjumpai kakek seperti itu, merasa seharusnya orang-orang yang dalam kondisi sempurna bisa lebih rajin salat.


"Ya Allah keinget almarhum kakungku dulu punya penyakit glukoma, jadi buat melihat buram gak jelas. Kalau salat pasti mintanya di masjid dan tepat waktu, sebelum azan harus sudah sampai masjid. Ya allah ampunilah segala dosa kakungku dan berilah tempat yang terbaik buat kakungku ya allah. Amin," tulis akun @arif_didit04. 







Sumber Artikel:

0 Response to " Meraba-raba Tembok, Perjuangan Kakek Tunanetra untuk Menunaikan Salat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel