Karyawannya Curi Ratusan Juta Rupiah dari Mesin ATM, PT SSI Sebut Bank Tak Dirugikan

 


PT Swadharma Sarana Informatika (SSI) mengoreksi informasi yang diterima wartawan terkait kasus pembobolan mesin ATM yang dilakukan karyawannya, Rahadian Pratama alias Radit (34). Mereka menyatakan pihaknyalah yang mengalami kerugian ratusan juta rupiah akibat tindak pidana itu, bukan bank BUMN pemilik ATM.


I Putu Arta Sedana selaku Pimpinan PT SSI Cabang Denpasar, Bali, mengatakan bahwa pihaknyalah yang melaporkan kasus itu ke Polresta Denpasar.


"Iya benar (kalau yang dirugikan) PT SSI. Kalau bank tidak ada, karena itu tanggung jawab kami. Harapannya, bisa diluruskan untuk pemberitaannya, karena saya yang melaporkan," kata Sedana, Selasa (11/5).


Seperti diberitakan, tim dari Polresta Denpasar membongkar modus baru pembobolan ATM. Mereka menangkap Rahadian Pratama alias Radit (34), petugas pengawas dan pengisi uang yang diduga telah mencuri ratusan juta rupiah dari mesin itu.


Pria asal Pemalang, Jawa Tengah ini merupakan karyawan PT Swadharma Sarana Informatika (SSI). "Ini kasus penggelapan dalam jabatan. Yaitu, tersangka diberikan tugas oleh perusahaan tempat dia bekerja yaitu PT SSI. Di mana tugasnya adalah melakukan pengawasan dan pengisian ATM," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan di Mapolresta Denpasar, Bali, Senin (10/5).


Polisi menyebut pelaku melakukan aksi kejahatannya sejak Juli hingga Desember 2020. Akibat perbuatannya, PT SSI mengalami kerugian senilai Rp530.550.000, pada berita sebelumnya disebutkan bahwa kerugian dialami Bank BRI.


Pelaku melakukan kejahatannya di mesin ATM BRI yang berlokasi di areal Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Ketika itu dia mendapatkan tugas dari PT SSI untuk mengawasi dan melakukan pengisian di mesin uang itu.


Rahadian diduga dengan sengaja membuat mesin ATM bermasalah, sehingga sensor membaca ada problem. Pihak kantor kemudian memerintahkannya untuk mengecek dan memperbaiki mesin ATM itu.


Saat itu Rahadian meminta kode kunci brankas. Setelah masalah teratasi, pelaku menarik kaset uang paling bawah. Dia kemudian membuka segel kertas secara perlahan agar tidak robek.


Rahadian memotong segel kabel ties dengan tang. Lubang kunci kaset uang dicongkel dengan obeng. Dia lalu memutarnya ke arah kanan untuk membuka kaset uang dan mengambil uang sesuai keinginannya.


"Dan agar tidak terbaca bermasalah pada mesin ATM, pelaku mengganjal sensor uang di dalam kaset ATM dengan menggunakan botol air mineral atau kaleng Pringles agar kaset terbaca berisi uang banyak," imbuhnya. 


Sumber Artikel

0 Response to "Karyawannya Curi Ratusan Juta Rupiah dari Mesin ATM, PT SSI Sebut Bank Tak Dirugikan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel